Kawasan Hunian Teduh di Tanah Teduh – Jika menyebut kawasan lingkungan di Jakarta, pasti yang terbayang adalah lingkungan panas denganpolusi udara tinggi. Hal itu wajar karena Jakarta adalah kota dengan udara paling banyak polusinya se Asia dan nomor tiga di dunia. Bisa dibayangkan bagaimana kenyamanan lingkungan hunian di ibukota negara kita ini, Adalah Tanah Teduh, sebuah kawasan seluas dua hektare yang oleh Ronald Akili, seorang pengembang muda dijadikan kawasan hunian ekskusif menyatu dengan alam.

Kawasan Hunian Teduh di Tanah Teduh

Kawasan Hunian Teduh di Tanah Teduh

Terletak di kawasan Jati Padang, Jakarta Selatan, tanah teduh dibangun  hanya untuk 20 rumah, dan sebisa mungkin menjaga eksisting lingkungan yang ada. Tak tanggung-tanggung sepuluh arsitek kenamaan tanah air ikut dalam perencanaan rumah di kawasan tanah teduh. Mereka adalah, Andra Matin yang sekaligus adalah Principal architect kawasan tersebut,  Adi Purnomo, Ahmad Djuhara, Anthony Liu, Eko Prawoto, Ferry Ridwan, Tan Tik Lam, Wendy Djuhara, Yori Antar, dan Zenin Adrian.

Kawasan Hunian Teduh di Tanah Teduh

Kawasan Hunian Teduh di Tanah Teduh

Kesepuluh arsitek ini sepakat dalam perancangan rumah-rumah itu harus mengikuti kontur tanah yang ada. Mereka juga sepakat untuk tidak menebang pohon eksisting yang ada di kawasan tersebut, kecuali untuk alasan yang kuat dan fungsional. Selain itu, keberadaan kolam di kawasan tersebut  benar-benar diolah sebagai tempat penampungan air. Perancangan huniannya juga harus memperhatikan prinsip eco building, dengan seminimal mungkin penggunaan listrik. Ini diwujudkan oleh para arsitek dengan desain hunian kontemporer yang memiliki pencahayaan alami, dan sirkulasi udara yang baik.

Kawasan Hunian Teduh di Tanah Teduh

Kawasan Hunian Teduh di Tanah Teduh

Desain kawasan yang ramah lingkungan diwujudkan oleh para arsitek dengan hanya menebang satu pohon dari sekitar 70 pohon. Hunian  yang terletak di daerah Jati Padang, Pasar Minggu ini, juga dibuat dengan memadatkan ruang, sehingga lahan yang tersisa bisa dimanfaatkan untuk 3 taman serta satu danau. “Desain bukan dari kemewahan, tapi desain itu harus bagus, berfungsi, kuat dan ramah lingkungan,” jelas Andra. Andra juga menambahkan bahwa dengan dibangunnya Tanah Teduh sebagai rumah dengan konsep ramah lingkungan, diharapkan Tanah Teduh dapat menjadi awal penyebab perubahan. Bahwa sangat mungkin untuk membangun rumah ramah lingkungan tanpa harga mahal dan tetap nyaman ditinggali.

Kawasan Hunian Teduh di Tanah Teduh

Kawasan Hunian Teduh di Tanah Teduh

Masing-masing arsitek membawa style mereka di setiap rancangan yang mereka hasilkan. Ada yang menggunakan material utama kayu, atau memakai rumput sebagai atap rumah. Salah satu contoh adalah rumah yang dirancang oleh Andra Matin selaku principle architectnya. Hunian rancangan Andra matin ini memanfaatkan kontur tanah, sehingga bangunan rumah menyerupai huruf L. Sementara rancangan Zenin Adrian memanfaatkan material batu bata ekspose untuk sebagian besar dindingnya.

(Visited 1,641 times, 1 visits today)

Related Post

Menata Ruang Tamu Dengan Desain Bohemian
views 323
Menata Ruang Tamu Dengan Desain Bohemian - Tren desain interior yang saat ini tengah berpusat pada desain indu...
Desain Interior, Aksen Pendukung Interior Elegan
views 1.138
Desain Interior, Aksen Pendukung Interior Elegan - Disini rumahuni membahas Desain Interior, untuk aksen pendu...
Partisi Kreatif Untuk Kamar Tidur Stylish
views 329
Partisi Kreatif Untuk Kamar Tidur Stylish - Partisi sejak dulu sudah dikenal sebagai pembatas ruang yang cukup...
Desain Ruang Tamu Stylish Dengan Budget Minim
views 747
Desain Ruang Tamu Stylish Dengan Budget Minim - Ruang tamu memiliki fungsi yang cukup vital pada sebuah rumah....
Desain Kamar Mandi | Lima Langkah Mempercantik Kam...
views 656
Desain Kamar Mandi | Lima Langkah Mempercantik Kamar Mandi Tanpa Renovasi - Jika anda merasa bosan dengan desa...

RUMAHUNI PERMATA PILAR

Architecture Consultant | Contractor | Exterior and Interior Design

error: Content is protected !!